berawal dari kegelisahanku yang tak kunjung henti
mengapa jarak ini semkain menjadi jauh dan tak bisa kuraih lagi
seperti salah satu angka dadu memudar
dan aku kehilangn semua jejaknya.
kemudian aku memberanikan diri bertanya
namun dengan masih sisi pengecut yang aku miliki,aku bertanya pada tmanku, temannya
tak ada kejelasan arah pembicaraan itu
krna aku masih menyembunyikan kejujuranku
dan yah, yang kudapat hanya informsi kecil
namun luar biasa sakitnya mempengaruhi jantungku
hinga berdegup kencang tiada hentinya
mungkin kalian berkata aku lebay atau apalh
tapi sungguh
aku tak dapat membendung rasa kecewaku
rsa terhinanya aku
rasa bodohnya aku
teramat sangat
sampai aku berniat
hey jikalau nanti kau melangkahkan dadu bersamaku nanti
biarkanlah aku melampauimu atau bunuhlah aku
agar aku tak mengulang kesalahanku yang sama
terlampu cepat aku percaya tutur itu
terlampau mudah bagiku untuk mundur melangkah bersamanya
namun terlampau sakit rasanya saat mengethui alsan jarak itu
walau memang tak pasti
tapi sungguh aku tau itu benar!
aku tau!
dan yah
aku menertawai kebodohanku, lagi
untuk mempercayaimu.
mempercayai apapun itu.
aku biarkan kau pergi
jikalau itu yang terbaik untukmu
walau bukan untukku.
*
Tinggalah disini kusendiri
Kumerasakan sesuatu
Yang tlah hilang didalam hidupku
Dalam lubuk hatimu
Ku yakin kaupun sebenarnya
Tak inginkan lepas dariku
Tahukah kau kini ku terluka
Kau telah mencinta
Dan dicintai kekasihmu
Ini tak adil bagiku
Hilanglah damba tinggalah hampa
0 komentar:
Posting Komentar