BLOGGER TEMPLATES - TWITTER BACKGROUNDS »

Sabtu, 10 Oktober 2009

sang dadu dan aku

kulangkahkan kaki, keluar dari garis start.
ketika dadu tidak lagi mengeluarkan angka 0
kulangkahkan kaki lebih jauh, ketika dadu mengeluarkan angka terbesar.
terkadang menjadi yang terbelakang.
tetapi menjadi yang terdepan dan melewati yang lain saat dadu mengeluarkan angka terhebatnya.
kesombongan melampaui kerendahan hati karenanya.
aku pun tersesat, ketika tak ada lagi dadu yg harus dilemparkan.
melampaui batas seharusnya.
namun ternyata jauh didepan sana mash ada "patung hidup".
tawa bahak memuncrat dari kejauhan.
membuatku sadar dan kembali memainkan dadu.
tapi percuma.
berapa kalipun, sebesar apapun angka dadu yang keluar, tak kan membuat perbedan persepsi sekalipun air bening menghujani.
sorak sanjungan menghujani "patung hdup" jauh didepanku.
kotak berwarna merah maut, hitam selalu menjadi tempat ku berpijak.
kotak itupun digenangi air sampai akupun tak mampu keluar.
dan pada akhrnya garis finish tak nampak lagi.
dan satu harapan, dadu it pun akan mengeluarkan angka terbaiknya, lagi.

0 komentar: